WAGs Bek Tottenham Hotspur Ini Jadi Tersangka Kasus Pemerasaan

Hencha Voigt dan Serge Aurier

Hencha Voigt yang merupakan WAGs seksi Serge Aurier yang kini bermain untuk Tottenham Hotspur tengah berada dalam situasi sulit. Pacar bek Hotspur ini mendapatkan tuntutan di pengadilan Amerika Serikat karena diduga menjadi pelaku pemerasaan.

Hencha Voigt saat ini diduga terlibat dalam kasus pemerasan pada seorang selebgram yang bernama Julienna Goddard. Diberitakan jika sebelumnya Voigt disebut telah mengancam akan menyebarkan foto dan video seks Goddard ke ranah publik. Video intim dan foto panas Goddard akan disebarkan jika Goddard tak memberikan uang senilai 13.700 pounds atau sekitar Rp 247,3 juta.

Sementara itu, Hencha Voigt yang merupakan presenter dan model seksi sekaligus ibu dari anak Serge Aurier sudah menjalani pemeriksaan dan akan menjalani sidang di bulan ini. Berita ini memang tidak begitu mengejutkan, pasalnya model olahraga ini juga pernah terlibat kasus hukum beberapa tahun silam.

Sebelumnya, Voigt juga terlihat kasus hukum karena dugaan terkena kekerasan selama menjalani hubungan bersama Serge Aurier. Saat ini, hasil pemeriksaan wanita seksi berumur 31 tahun tersebut turut menyeret nama sang kekasih dalam kasus ini. Diberitakan jika mereka telah bekerjasama untuk mengancam dan memeras Julieanna Goddard.

Hencha Voigt, pacar Serge Aurier

Jadwal pengadilan yang menyeret bek Tottenham Hotspur tersebut akan dilanjutkan dengan menyebutkan jika jaksa setempat sudah mendapatkan bukti kuat termasuk beberapa foto, video, serta jumlah uang yang diinginkan Henca Voigt pada sang korban.

“Ini merupakan kasus pemerasan yang membuat korban akan mendapat masalah jika tidak memberikan apa yang mereka mau. Waktu mengirim uang sekitar 24 jam dan foto serta video yang dimaksud digunakan sebagai alat pemerasan,” demikian pernyataan pihak yang berwajib.

Voigt dan Aurier sendiri tertangkap setelah mereka dijebak pihak kepolisian serta Julieanna Goddard yang awalnya mengatur pertemuan. Dalam pertemuan mereka bertiga, rencananya Goddard sudah menyiapkan dana yang diinginkan oleh Voigt serta sang kekasihnya tersebut. Akan tetapi, ini merupakan pancingan untuk mendapatkan kedua tersangka pemerasan tersebut.

Saat diciduk, Voigt sempat mengaku jika dia terpaksa melakukannya dan hanya ingin menolong sang kekasihnya tersebut. Walau begitu, kerjasama dengan FBI nyatanya membuahkan hasil dan membuktikan jika Hencha Voigth terlibat dalam pemerasaan ini setelah adanya bukti dan analisa pesan pada ponselnya. Selain itu, dia disebutkan sudah menghapus isi pesan yang akan memberatkan sanksi untuk keduanya.

Sampai saat ini, pihak Tottenham Hotspur belum memberikan pernyataan mengenai skandal yang menimpa pemainnya tersebut. Sama halnya dengan Serge aurier yang memilih menghindari media.