Guardiola Sindir Langkah Belanja Madrid

Pep Guardiola angkat bicara perihal situasi transfer sekarang ini. Juru strategi Manchester City tersebut menyatakan betapa tingginya inflasi harga pemain yang terjadi dalam beberapa musim belakangan.

Manchester City merupakan salah satu klub dengan angka pengeluaran terbesar sejagar raya. Berbekal dukungan dana segunung dari Timur Tengah, City pun bebas berbelanja merekrut pemain yang mereka mau. Satu-satunya penghalang bagi mereka adalah aturan UEFA soal Financial Fair Play.

Pada jendela transfer musim panas kemarin The Citizens merekrut John Stones dengan banderol setinggi langit mencapai 50 juta pounds. Nominal yang sangat fantastis tersebut pastinya membuat banyak kubu kaget mengingat Stones belum terbukti bagus di level tertinggi di Eropa.

Akan tetapi Guardiola menyindir langkah Real Madrid yang baru saja mendatangkan Vinicius Junior dari Flamengo. Gelandang muda berusia 16 tahun tersebut bergabung ke Madrid dengan banderol sebesar 46 juta euro. Guardiola pun jadi tak yakin dengan kebijakan transfer klubnya.

“Real Madrid baru saja mendatangkan pemain berumur 16 tahun dengan nilai fantastis, 46 juta euro. Anda bisa bayangkan sendiri kondisi pasar transfer era modern ini. Mungkin kami bakal membeli banyak pemain di sini, mungkin juga tidak. Kita tunggu saja dalam beberapa waktu mednatang,” terang Guardiola kepada Marca.

Pelatih plontos ini menambahkan jika kepindahan Vinicius ke Madrid itu adalah bukti jika pasar transfer pemain mengalami peningkatan luar biasa. Bisa jadi hal tersebut menandakan bila Guardiola bakal melakukan cuci gudangn musim panas nanti, terutama untuk memperbaiki barisan belakang City.

“Seorang bocah Brasil bakal bermain dengan Real Madrid, dan harganya adalah 46 juta euro. 16 Tahun! Itulah situasi transfer saat ini.”