Sakho Tidak Ada Maksud Apapun pada Liverpool?

Mamadou Sakho melakukan pembelan pada dirinya soal selebrasi gol Christian Benteke ketika Crystal Palace sukses menundukkan Liverpool. Kal itu Sakho menepis tudingan tidak ada respek pada The Reds.

Palace kembali dari posisi ketinggal untuk berbalik mengalahkan Liverpool atas skor 2-1 pada laga yang dihelat di Anfield, hari Minggu, tanggl 23 April 2017. Pada laga tersebut, Sakho tak dapat membela Palace sebab dirinya berpredikan sebagai pesepak bola pinjaman dari The Reds. Akan tetapi, tetap ikut bersama klubnya untuk melihat pertandingan.

Philippe Coutinho menghantarkan The Reds unggul terlebih dulu melalui sepakan bebas ketika masuk di menit ke-24. Akan tetapi, Benteke memasukan 2 gol balasan demi melukai eks skuatnya tersebut pada saat menit ke-42 dan menit ke-72.

Usai ┬áPalace memasukan gol-golnya, Sakho dan Benteke melakukan selebrasi gol dengan bersalaman. Tersebut menjadi sorotan sebab dinilai tersimpan perasaan dendam terhadap The Reds, yang sudah “melepas” ke-2nya.

Ditambah lagi lagi Sakho, yang merupakan Bek berasal dari Prancis tersebut masih masih memiliki sisa kontrak dengan The Reds hingga tahun 2020 mendatang.

“Pada saat Christian memasukan gol, saya tetap berada di tempat duduk sebab saya tak mau melakukan selebrasi sebab respek untuk klub yang memiliki saya dan penggemar,” ujar Sakho kepada media Liverpool.

“Namun pada saat dirinya mendatangi saya, saya berdiri dan mebjalani atas apa yang biasa kami kerjakan sebagai kawan, berjabat tangan.

“Tidak ada tujuan apa-apa di belakangnya, tak ada makna. Hanya 2 orang kawan yang tampil untuk skuat yang sama dan mempunyai misi yang sama, yakni memperoleh 3 npo di masing-masing laga untuk memastikan skuat tetap bertahan pada ajang Premier League,” ucap Sakho.

“Apabila kami ketinggal atas skor 0-2 dan Christian meminimalkan skor, kami pun bakal tetap melakukannya apabila dirinya mendatangi saya.”