‘Abdurrahman Lolos dari Kartu Merah’

Maman Abdurrahman, yang merupakan sosok Bek senior Persija Jakarta, sempat mengatakan bahwa dirinya cukup lolos dikartu merah oleh sang pengadil lapangan usai melakukan tekel yang meyeramkan terhadap Rizky Pora yakni pemain sayap energik milik Barito Putera.

Peristiwa tersebut berlangsung ketika pertandingan mulai masuk pada menit ke 82. Peralihan Persija yang kurang baik dimaksimalkan dengan cukup baik oleh Barito Putera demi memuluskan serangan balik dengan cepat.

Mulanya, transisi Rizky Pora yang menulusuri sisi sebelah kanan pertahanan Persija tak berhasil diantisipasi oleh Sandi Sute.

Kala itu Maman Abdurrahman, yang telah kalah berlari, dan juga sebagai palang pintu terakhir, akhirannya menilai mesti melakukan tekel ke atas dengan 2 kaki terjadap Pora.

“Memang, saya sebenarnya sudah berserah bila diberi kartu merah. Saya telah bersiap untuk keluar,” ujar Maman kepada media seusai pertandingan.

“Tersebut merupakan Teknis busuk dan mesti dilakukan selaku pesepak bola terakhir. Beruntungnya saya, nyatanya putusan wasit cuma kartu kuning,” ucap dirinya.

Maman pun menekankan bahwasannya tak ada maksud darinya dalam maksud membuat cendera Rizky Pora. Pesepak bola yang dikatakan terakhir tentu terlihat terseok-seok sampai dengan mau naik ke bus skuat untuk kembali menuju penginapan.

Pada pertandingan Minggu ke-2 Liga pertama, Persija ditahan seri oleh Barito Puteraatas skor skor 1-1 pada lagang yang dilangsungkan hari Sabtu sore, tanggal 22 April 2017 WIB bertempat di Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi- Jawa Barat).

Persija ketinggal terlebih dulu melalui aksi gol dari Thiago Cunha ketika masuk di 68 menit pertandingan. Disamping itu gol penyeimbang klub Macan Kemayoran dihasilkan oleh Luiz Junior yakni melalui tendangan bebas 3 menit setelahnya.