UEFA Ingatkan Milan Waspada Soal FFP

ac milanAC Milan menjadi tim yang sangat agresif di bursa transfer kali ini. Dikucuri dana melimpah dari pemiik baru, Il Diavolo Rosso tidak segan-segan keluar uang banyak dalam mendatangkan pemain baru untuk memperkuat timnya musi depan.

Sampai sekarang ini total Milan sudah merogoh kantong sedalam 210 juta euro demi mendaratkan 10 nama baru yang tersebar di semua posisi. Meski begitu mereka belum akan menghentikan aksinya.

Oleh karena itu otoritas sepakbola tersebesar Eropa, UEFA, diwakili oleh kepala bidang Financial Fair Play (FFP), Andrea Traverso, memberi peringatan. Milan disebut harus waspada dan tidak boleh merugi sampai 23 juta euri dalam tahun pembukuan 2018 apabila tak mau dikenai sanksi.

“Milan tidak akan mendapat pengecualian karena tidak ada satupun klub yang bisa terhindar dari FFP,” tutur Traverso, dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport.

“Akan tetapi FFP adalah pengawasan di bagian akhir, kami belum bisa mengatakan hal itu boleh dilakukan atua tidak. Semua klub bebas berbelanja, lalu ada hukuman di akhir jika melewati batas. Tentu saja Milan tidak bisa berbuat semaunya sekalipun melakukannya untuk kembali ke tingkat tertinggi.

“Kesepakatan sukarela ini ditujukan kepada pemegang saham baru, semua klub memiliki periode waktu empat tahun untuk menyeimbangkan pembukuan.

“Andaikan persyatan yang diterapkan tidak bisa mereka penuhi, kesepakatan sukarela takkan bisa diberikan. Untuk saat ini kami tidak tahu sebesar apa saldo klub-klub Eropa, lantaran pembukuan periode ini baru dilakukan 2018 besok.

“Bedanya dengan Inter Milan? Sangat sulit dijelaskan, namun tunk sebuah hal Milan tidak bermain di Eropa selama tiga musim terakhir dan itulah kenapa mereka tidak terkena FFP. Sebaliknya untuk Inter, sehingga mereka terkena regulasi. Jendela transfer belum berakhir maka jumlahnya bisa bertambah,” pungkasnya.