Berlian Swansea Menarik Minat Everton

Penampilan segar Gylfi Sigurdsson bersama Swansea City dipentas Premier League Inggris kemarin telah menarik minat sejumlah klub papan tengah Liga Primer Inggris, dimana ada dua klub yakni Everton dan Leicester City yang menunjukan ketertarikannya.

Mendengar apa yang terjadi, Manajer Swansea City, Paul Clement mencoba angkat bicara. Dalam keterangan singkatnya, sang pelatih mengatakan jika benar ada sebuah ketertarikan terhadap servis Sigurdsson dimusim panas kali ini.

Ketertarikan dua klub Inggris itu tak lepas dari aksi brilian Sigurdsson sepanjang musim kemarin, total pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini sudah mencetak sembilan gol dan membuat 13 assist untuk membantu Swansea bertahan di Premier League.

Clement yang masih menyimpan hasrat ingin memakai njasa Sigurdsson kembali mencoba mendesak pihak klub untuk memagari negoisasi sang pemain dengan klub luar terjadi. Pihak klub pun mengamini permintaan sang pelatih dan salah satu cara ada memasang harga tinggi untuk Sigurdsson.

Dan benar saja jika Swansea membandrol Sigurdsson dengan harga 50 juta pounds dan Clement berkeras bahwa mereka tidak akan menjual sang bintang dengan harga kurang dari itu.

“Dia merupakan sosok pemain pekerja keras, dia melakukan semua ini dengan hasil keringat sendiri. Beruntung bagi kami memiliki pemain dengan kondisi prima. Saya ingin menjadikannya bagian dari tim utama, namun jelas ada minat yang amat besar untuknya. Kita akan menunggu apa yang akan terjadi nanti,” terang Clement.

“Sigurdsson sudah menjadi bagian penting disini. Dia punya tiga tahun di kontraknya dan jika memang ada transfer, semuanya akan dilakukan sesuai yang kami inginkan. Kami tak ingin membuat semua ini menjadi sulit, saya berharap Sigurdsson bertahan,”

“Klub merasa senang dengan kinerjanya dimusim kemarin, untuk itu kami memberikan pernghormatan dengan memperpanjang kontraknya. Dia bahagia untuk terus bertahan disini. Pada saat ini dia adalah pemain Swansea dan kami ingin memepertahankan status itu sampai tiba waktunya.” tutup Clement.