Draxler Merasa Terhormat Bisa Mengenakan Ban Kapten Jerman

Laga Internasional telah menarik perhatian ketika negara-negara yang menjalaninya menampilkan wajah baru dari segi apapun. Salah satunya adalah tim nasional Jerman. Dimana pemain muda bernama Julian Draxler terpilih sebagai kapten tim dalam pertandingan uji coba melawan Denmark tengah pekan kemarin.

Kepastian ini sontak menghebohkan dunia maya karena Draxler belum lama berkarir dilevel internasional. Meski demikian, sang pemain merasa terhormat serta mengaku bangga bisa mengenakan ban kapten Jerman ketika timnya bermain imbang 1-1 kontra Denmark.

Keputusan Joachim Loew menunjuk Draxler sebagai kapten rekan-rekannya berdasarkan kondisi skuat Jerman yang tak sepenuhnya komplit, dengan demikian sang pelatih tak ragu untuk menunjuk gelandang Paris Saint Germain itu sebagai wakil dari Jerman ketika diatas lapangan.

Jalannya laga sendiri cukup merepotkan Jerman, mereka nampak bersusah payah untuk menyamakan kedudukan usais empat tertinggal pada menit awal babak pertama melalui gol Stevan Erickson. Sampai pada akhirnya tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Joshua Kimmich di menit-menit akhir.

Secara keseluruhan Draxler mengaku puas dengan performa Jerman diatas lapangan, terlebih peran barunya sebagai kapten telah memberikan tambahan pengalaman yang tak mungkin terlupakan.

“Melihat dari gol yang kami anggap tidak boleh terjadi, kami merasa puas terlebih khusus kepada saya, karena diberikan kepercayaan oleh pelatih untuk memimpin rekan-rekan diatas lapangan,” ungkap Draxler.

“Keseluruhan permainan kami tidak buruk, namun kami pantas mendapatkan hasil imbang. Dan yang terpenting sebuah kehormatan besar menjadi kapten. Namun saya tahu ada beberapa hal yang kurang dari kami. Saya akan menggunakan Piala Konfederasi untuk membuktikan kapasitas saya sebagai kapten.” tutupnya.