Puncak Kekesalan Gabigol!

Perasaan geram Gabriel Barbosa bisa jadi sudah berada di puncak lantaran tak kunjung diturunkan. Hal tersebut ia tunjukkan ketika Inter Milan menang atas Lazio kemarin.

Musim perdana Gabigol di Inter sangatlah mengecewakan. Datang dari Santos dengan harga yang tidak murah, 30 juta euro, Gabigol mulanya diharap bisa unjuk kebolehan serta membantu La Beneamata kompetitif dengan tim-tim papan atas.

Namun faktanya justru berbeda 180 derajat tatkala Gabigol justru tak diberi kepercayaan baik saat dibesut oleh Frank de Boer atau Stefano Pioli. Gabigol cuma tampil dalam sembilan pertandingan di Serie A dengan lesakkan satu gol dimana seluruhnya ia mulai sebagai pemain pengganti serta tampil 186 menit.

Tak pelak kesabaran Gabigol akhirnya habis dan itu diperlihatkan dalam pertandingan menghadapi Lazio di Olimpico, Senin (22/5/2017) dinihari WIB tadi.

Saat Nerazzurri melakukan pergantian pemain ketiga, Gabigol yang geram pun ngeloyor meninggalkan bench dan masuk ke ruang ganti.

“Mungkin saja harapan orang-orang dan juga media kelewat tinggi kepada Gabigol. Memang ini tidak sepenuhnya kesalahan manajer. Dia memiliki kualitas dan harus lebih bekerja keras bagi tim,” ujar caretaker Inter, Stefano Vecchi, seperti dikutip Soccerway.

“Saya meyakini klub manajemen segera memberi keputusan, seperti yang telah dilakukan ke sejumlah pemain sebelumnya. Kami wajib menyelesaikan persoalan kecil ini musim depan, karena peluang untuk memperbaikinya biasanya terjadi pada saat-saat sulit seperti ini,” sambungnya.

“Di klub ini persaingan amat sengit. Dalam tim ini ada pemain seperti Mauro Icardi, yang mencetak 25 gol semusim, Eder yang bekerja begitu keras, dan pemain luar biasa macam Rodrigo Palacio yang tidak pernah berhenti berlatih keras.”

“Ia menjadi panutan bagi pemain muda dan wajib diikuti. Dengan skuat saat ini, sudah seharusnya kami berada dalam posisi lebih baik sekarang,” tutup Vecchi.

Samir Handanovic cs. gagal menembus zona Eropa musim depan karena tertahan di peringkat tujuh klasemen memperoleh 59 angka dari 37 laga.