Cesc Fabregas Sebagai Sosok Panutan di Chelsea

Chelsea berhasil unggul atas skor 3-0 kontra Middlesbrough pada laga trusan Liga Inggris yang belangsung pada hari Selasa, tanggal 9 Mei 2017 bertempat di Stamford Bridge, 3 gol The Blues dihasilkan oleh Marcos Alonso Nemanja Matic dan Diego Costa.

Antonio Conte selaku arsitek skuat Chelsea, malah menyoroti lakon Cesc Fabregas yang mencatatkan 2 upaya untuk mencetak gol untuk keunggulan The Blues. Menurut Conte, dirinya adalah sosok panitan untuk pesepak bola yang lain.

Walau tak sering diturunkan bermain, namun Fabregas tidak patah arang. Dirinya tetap bermain secara maksimal dan memberi upaya yang krusial bagi keunggulan skuat Chelsea.

Fabregas baru baru bermain sebelassekali selaku pemain depan di musim ini. Sementara sisanya lima belas kali main selaku pesepak bola pelapis.

Dengan 2 uapayanya, Fabregas sekarang sebagai pesepak bola pertama di Liga Inggris yang berhasil menciptakan sepuluh assist atau lebih, selama dari 6 tahun berbeda di Liga Inggris.

“Dirinya sebagai sosok panutan terbaik di musim kami. Dirinya tak banyak menjadi pemain depan pada musim ini. Lalu dengan usaha yang keras, dirinya banyak melakukan perbaikan dan bermain di setiap pertandingan,” ucap Conte seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Penigkatan Cesc Fabregas sebagai peningkatan kami juga. Kami tidak mengawali musim dengan baik, cuma dengan berusaha keras kami dapat menemukan jalan keluar.”

Dengan menyisihkan 3 pertandingan yang tersisa, Conte berpeluang akan tetap menurunkan Fabregas untuk bermain. Lagi pula, The Blues cuma perlu 1 keunggulan lagi untuk menjadi pemenang.

Kepastian menang akan terjadi ketika Chelsea menjalani laga lawatan menuju kandang West Bromwich Albion, pada hari Minggu, tanggal 14 Mei 2017 dini hari WIB. Conte dipercaya akan kembali turunkan Fabregas yang tetap semangat.

“Fabregas tengah memperlihatkan bila dirinya adalah pesepak bola laur biasa dan saya bangga pada dirinya. Fabregas telah memeperlihatkan janjinya dengan skuat ini setiap kali diturunkan bermain. Kini dirinya layak menjadi pemai depan,” ucap pelatih yang berasal dari Italia tersebut.