Ramos Tunggu Kekalahan Barca Dari PSG

Bek Real Madrid, Sergio Ramos tidak merasa dirinya pahlawan walaupun sudah berjasa besar meloloskan Real Madrid ke babak perempatfinal Liga Champions 2016/2017. Meski membantu timnya memastikan lolos ke babak perempat final, masih ada satu hal yang diinginkan Ramos, yaitu menyaksikan tersingkirnya Barcelona dari Paris Saint-Germain di putaran kedua.

Ramos mencetak satu gol dan memaksa Dries Mertens membuat gol bunuh diri kala El Real mengalahkan Napoli 3 – 1 di putaran kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (8 Maret 2017) dinihari WIB. Tim tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol Mertens, yang berhasil dibalas 3 gol oleh Madrid, Satu gol Madrid lainnya disumbangkan oleh Alvaro Morata.

Berkat kemenangan tersebut, Los Galacticos berhak melangkah ke babak perempatfinal dengan keunggulan agregat 6 – 2, setelah pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu dua pekan silam, mereka juga menang 3 – 1.

“Seminggu yang lalu, para haters mengkritik dan mencemooh saya habis-habisa, jadi sekarang saya tidak akan mengklaim diri saya sebagai seorang pahlawan,” ujar Ramos dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Ramos kini tinggal menunggu tim manakah yang akan menjadi lawan mereka di babak perempatfinal. Bek berusia 30 tahun itu juga ingin melihat apakah Barca bisa menyusul Madrid setelah dilibas Paris Saint-Germain 0 – 4 di putaran pertama.

“Kegembiraan saya akan semakin lengkap jika Barcelona kalah. Tidur saya bisa jadi lebih nyenyak,” ucap Ramos seperti yang dilansir dalam.

Keinginan dari kapten Real Madrid itu tampaknya akan menjadi kenyataan andai Barcelona tak bisa membalas kekalahan telak 0 – 4 putaran pertama. Barca menentukan nasib mereka di Liga Champions musim ini dengan melawan PSG di Nou Camp esok dinihari.