Leicester Tetap Percaya Ranieri

Performa buruk dari Leicester City di kompetisi musim ini dikabarkan sampai menyebabkan sang manajer, Claudio Ranieri tidak lagi dipercaya oleh para pemainnya. Tapi, gosip itu langsung dibantah oleh Danny Drinkwater.

Drinkwater dan para penggawa The Foxes lainnya tentu sudah merasakan bagaimana bahagianya menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Tidak diunggulkan, The Foxes justru tampil sebagai yang terdepan dalam perebutan juara.

Hal ini pada prosesnya membuat Leicester dan para pemain terutama sang manajer, Claudio Ranieri dihujani berbagai pujian. Tapi yang mereka alami musim lalu sangat bertolak belakang dengan apa yang mereka alami musim ini.

Leicester tidak lagi bersaing di papan atas, tapi malah berkutat di papan bawah sejak bergulirnya musim ini. Situasinya terasa semakin parah karena kompetisi musim sudah berjalan lebih dari separuhnya.

Kekalahan dua gol tanpa balas yang didapat dari Swansea City akhir pekan lalu membuat The Foxes saat ini berada di peringkat ke-18 dengan perolehan 21 poin, hanya berjarak satu angka dari Hull City di peringkat ke-18 dan dua poin dari Crystal Palace dan Sunderland yang ada di posisi terbawah.

Dengan tak meraih satu pun kemenangan di tahun 2017 dan tidak bikin satu gol pun serta lima kekalahan berturut-turut, wajar posisi Ranieri sebagai manajer pun terancam. Bahkan sejumlah rumah judi online sudah menempatkan Ranieri sebagai manajer yang paling mungkin dipecat.

Tapi Drinkwater yang tampi sebagai salah satu pemain yang membawa Leicester Juara di musim lalu menegaskan dia dan rekan-rekannya tidak pernah kehilangan kepercayaan kepada pelatih mereka.

“Kami selalu berada di belakang pelatih dan kami akan selalu percaya kepadanya. Situasi ini ada juga karena penampilan kami di lapangan. Kami selalu percaya kepada manajer dan kami juga mendapat kepercayaan darinya,” ungkap Drinkwater.