Klopp Lebih Pilih Bangun Tim Ketimbang Beli Pemain Mahal

Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengaku tidak terpengaruh dengan aktifitas belanja besar-besar yang dilakukan oleh klub rival. Menurut manajer berkebangsaan Jerman itu, mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk satu pemain merupakan sebuah pendekatan yang tidak masuk akal.

Liverpool sejauh ini sudah berhasil merekrut enam pemain baru pada bursa transfer musim panas ini. The Reds sudah mengeluarkan dana sekitar 65 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,1 triliun. Sadio Mane sejauh ini menjadi rekrutan termahal The Reds dengan nilai 34 juta poundsterling.

Sementara itu, isu transfer besar akan dilakukan oleh Manchester United. Tim asuhan Jose Mourinho tersebut kabarnya siap membayar 120 juta euro atau sekitar 100 juta poundsterling untuk merekrut Paul Pogba dari Juventus.

Mengenai transfer besar, Klopp menyatakan bahwa dirinya tidak tertarik untuk melakukan hal yang sama. Menilai langkah tersebut memiliki resiko kegagalan, Klopp lebih mementingkan membangun tim.

“Jika Anda membeli seorang pemain baru dengan harga 100 juta poundsterling dan kemudian dia cedera, maka itu semua tidak akan artinya. Saya tidak akan melakukan itu. Sepakbola adalah soal bermain bersama. Anda memang ingin memiliki seorang pemain terbaik, namun membangun tim itu lebih penting,” ujar Klopp.

“Klub-klub lain bisa mengeluarkan uang banyak hanya untuk seorang pemain. Saya ingin mengeluarkan uang banyak namun dengan cara berbeda. Saya bahkan akan melakukannya dengan cara berbeda jika saya bisa menghabiskan seluruh uang itu,” lanjut mantan manajer Borussia Dortmund itu.

“Jika saya mengeluarkan banyak uang, itu karena saya mencoba untuk membangun sebuah tim, tim yang nyata. Barcelona melakukannya. Anda bisa memenangkan kejuaraan, Anda bisa meraih gelar, namun ada cara dalam Anda meraih itu,” katanya.