Cerita Guardiola Soal 21 Trofinya

Josep Guardiola hengkang dari Bayern Muenchen dengan sederet trofi. Total, dalam 7 tahun terakhir menjadi profesi sebagai pelatih, Pep Guardiola telah berhasil membawa pulang 21 trofi juara. Prestasi itu bisa dibilang luar biasa.

Tugas Guardiola sebagai pelatih yang menangani Bayern Muenchen saat pertandingan resmi berakhir akhir pekan lalu. Guardiola mengakhiri masa baktinya bersama Bayern Muenchen dengan gaya: Meraih trofi DFB-Pokal dengan mengalahkan rival abadi mereka, Borussia Dortmund.

Baru 8 tahun Guardiola berprofesi sebagai seorang pelatih, yakni sejak awal musim 2008/2009. Pada penghujung musim 2008/2009, alias setahun setelah menjadi seorang pelatih, manajer berkebangsaan Catalan ini mulai mengumpulkan trofi.

Rekam jejaknya sebagai seorang manajer sepakbola sangat impresif. Trofi DFB-Pokal yang diraihnya pada akhir pekan lalu merupakan trofi ke-21 yang diraihnya selama menjadi seorang pelatih. Jika dirata-rata, Guardiola mendapatkan tiga trofi setiap tahunnya.

Prestasi Guardiola sebagai pelatih dengan jaminan trofi itulah yang membuat beberapa klub besar tertarik untuk menggunakan jasanya. Manchester United dikabarkan sempat membidiknya, tapi justru rival sekota mereka, Manchester City yang berhasil merekrut Guardiola.

Mulai musim depan, Guardiola akan menjadi pelatih Manchester City. Jika melihat catatan impresifnya, ekspektasi untuk segera memberikan trofi untuk The Citizens jelas bukanlah sebuah harapan kosong.

“21 trofi dalam 7 tahun, 3 titel per tahun…Well, itu Tidak buruk! Saya agak beruntung bisa langsung melatih klub besar seperti Barcelona dan Bayern Muenchen, kedua klub ini sangat hebat,” ungkap Guardiola seperti yang dikutip dari AS.

“Barcelona dan Bayern Muenchen memiliki pemain-pemain yang bisa membantu Anda melakukan yang terbaik. Tapi, masa-masa saya di Jerman bukan hanya soal trofi saja, tetapi juga soal kehidupan saya di sini, Bundesliga-nya sendiri, dan stadion yang selalu terisi penuh dengan penonton,” lanjut Guardiola.