Kekalahan Telak MU Atas Tottenham Buah Dari Kesalahan Van Gaal

Manchester United harus rela menerima kenyataan pahit saat dikalahkan oleh Tottenham Hotspur tiga gol tanpa balas dalam lanjutan Liga Premier Inggris, Minggu 10 April 2016 malam WIB.

Kekalahan White Hart Lane tentu saja jadi sebuah ancaman besar bagi MU dalam usaha mereka lolos ke Liga Champions musim depan. The Red Devils saat ini tetap berada di urutan lima klasemen sementara dengan perolehan 53 poin.

United masih tertinggal empat poin dari Manchester City yang menghuni posisi empat yang merupakan batas terakhir lolos ke Liga Champions. Liga Inggris sendiri tinggal menyisakan enam pertandingan lagi.

The Red Devils sebenatnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Tottenham sebelum petaka bagi MU terjadi pada menit 70. Hanya dalam waktu enam menit, gawang yang dikawal oleh David de Gea kemasukan tiga kali. Adalah Dele Alli, Toby Alderweireld, serta Erik Lamela yang mencatatkan namanya di papan skor.

Hasil negatif MU ini tidak terlepas dari buruknya strategi yang diterapkan oleh Louis Van Gaal di laga ini. Manajer berkebangsaan Belanda ini melakukan beberapa kesalahan dalam menyusun komposisi pemain.

Van Gaal secara mengejutkan menurunkan Jesse Lingard di posisi gelandang serang dibelakang penyerang tunggal, Marcus Rashford. Juan Mata malah ditempatkannya di posisi sayap kanan. Padahal biasanya Lingard bermain di posisi sayap kanan.

Strategi Van Gaal kali ini terbukti gagal total. Mata mati kutu di posisi sayap kanan. Dia tidak mampu mengimbangi kecepatan dari bek kiri Tottenham, Danny Rose. Kesalahan lain yang dilakukan Van Gaal adalah saat melakukan pergantian pemain di awal babak kedua. Rashford ditarik keluar dan digantikan oleh Ashley Young.

Banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh Van Gaal di laga kontra Tottenham kali ini membuat mantan pelatih Bayern Muenchen itu dihujani kritik di media sosial. Para penggemar MU makin menunjukkan ketidaksukaannya terhadap Van Gaal.

Bila sampai gagal lolos ke Liga Champions, MU nampaknya tidak akan mempertahankan Van Gaal. Jose Mourinho pun besar kemungkinan akan ditunjuk untuk jadi manajer mulai musim depan.