Ranieri Beda Pendapat Dengan Koeman Soal Persaingan Juara Premier League

Leicester City dan Tottenham Hotspur saat ini jadi klub yang bersaing paling ketat untuk menduduki posisi puncak klasemen Premier League. Namun manajer Leicester City, Claudio Ranieri yakin perebutan gelar tidak hanya melibatkan dua tim itu, tetapi juga masih terbuka untuk tim-tim lainnya.

Usai menang atas Newcastle United di King Power Stadium, Selasa 15 Maret 2016 dinihari WIB, Leicester semakin kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 63 poin dari 30 laga. Mereka berjarak lima poin di atas Tottenham yang berada di peringkat kedua.

Di peringkat ketiga ada Arsenal dengan perolehan 52 poin, sementara Manchester City masih nyaman berada di peringkat keempat dengan perolehan 51 poin. Namun, Arsenal dan Manchester City masih memiliki satu laga tunda.

Manajer Southampton, Ronald Koeman menilai jika persaingan gelar juara musim ini hanya milik The Lilywhites dan The Foxes. “Gelar Premier League hanya akan menjadi pertarungan dari Tottenham Hotspur dan Leicester City. Dalam pendapat saya, itulah perbedaan sebelum dan setelah hasil ini. Ini merupakan sebuah situasi baru untuk Leicester,” ungkap Koeman.

“Sedangkan untuk Arsenal dan Manchester City, mereka sudah jauh. Anggap saja mereka sudah tidak berada dalam zona perebutan gelar,” tutup Koeman.

Namun Ranieri selaku pelatih Leicester sendiri justru tidak setuju dengan pendapat tersebut. Dia yakin perebutan gelar masih terbuka lebar untuk beberapa klub lain.

“Tidak, perebutan gelar masih terbuka bagi beberapa klub. Kami sedang berjuang untuk memperoleh tiket ke Liga Europa, lalu jika kompetisi tinggal menyisakan empat atau lima pertandingan lagi, kami mungkin baru akan mengejar Liga Champions,” ungkap Ranieri.

“Kami sekarang memegang filosofi kami, dengan fokus ke pertandingan satu demi satu. Saya ingin berjuang sekuat tenaga dalam setiap pertandingan. Setelah laga melawan Newcastle United, selanjutnya fokus dengan Crtystal Palace.” tutupnya.