Leicester Buktikan Uang Bukan Jaminan Sukses

Perjalanan Leicester City di Premier League musim ini mengundang banyak komentar positif. Salah satu komentar dilontarkan oleh mantan manajer Everton dan Manchester United, David Moyes yang menyebut jika uang banyak tidak selalu jadi jaminan sukses.

Hingga musim berjalan selama 29 pekan, Leicester masih nyaman berada di puncak klasemen Premier League. Dari yang tadinya hanya dianggap sebagai tim kejutan semata, The Foxes kini sudah menatap kandidat juara.

Dengan sembilan pertandingan tersisa di musim ini, posisi Leicester mengungguli tim-tim raksasa dengan dana belanja yang jauh lebih besar dibandingkan mereka.

Adalah Manchester City, Manchester United, Liverpool, Chelsea, dan juga Arsenal yang dalam beberapa musim terakhir merogoh kocek dalam-dalam untuk merombak squadnya.

Saat bursa transfer musim panas lalu The Foxes mengeluarkan dana sebesar 27 juta poundsterling untuk belanja pemain. Jelas saja itu jauh dibawah Citizens yang mengeluarkan 54,5 juta poundsterling hanya untuk belanja Kevin de Bruyne, The Red Devils mengeluarkan dana 25 juta pounds hanya untuk 1 orang pemain saja (Memphis Depay), dan Liverpool yang mengucurkan dana sebesar 32,5 juta poundsterling untuk mendapatkan Christian Benteke.

Kesuksesan Leicester merebut posisi puncak klasemen berkat kerja keras dari pelatihnya, Claudio Ranieri. Dalam sebuah kesempatan, Moyes tidak ragu mengeluarkan pujian kepada Leicester City dan juga Ranieri secara pribadi.

“Claudio bekerja dengan sangat luar biasa. Saya rasa semua orang di Inggris saat ini berharap agar Leicester bisa menjadi juara. Ini akan menjadi sebuah cerita yang fantastis. Leicester dan juga Claudio menunjukkan jika uang bukan jadi faktor utama untuk meraih kesuksesan.” jelas Moyes.

“Saya kagum dengan perjuangannya, sekarang ada tekanan yang lebih besar padanya di tiap laga. Tottenham Hotspur, Arsenal, dan Manchester City akan semakin serius mengejar mereka. Ini akan menjadi lebih berat untuknya,” kata Moyes.