Sebuah Hadiah Ulang Tahun Spesial Untuk Neville

Saat Valencia menghadapi Rapid Wina di ajang Liga Europa, sekaligus bertepatan dengan ulang tahun sang pelatih, Gary Neville. Kemenangan telak yang didapatkan oleh timnya pun seakan jadi kado ulang tahun yang sempurna untuk Neville.

Valencia berhadapan dengan Rapid Wina di leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Mestalla stadium, Kamis 18 Februari 2016. Mereka turun kelas ke Liga Europa usai tersingkir di fase grup Liga Champions.

Bermain di depan para suporter sendiri, Valencia tampil mengganas. Hanya dalam waktu 35 menit setelah kick-off, mereka membobol gawang Rapid Wina sebanyak lima kali. Pada menit-menit akhir babak kedua, mereka mencetak satu gol lagi untuk mengakhiri permainan dengan kemenangan telak 6 – 0.

Santi Mina dua kali membobol gawang Rapid Wina dan menyumbangkan tiga assist dalam pertandingan ini. Empat gol kemenangan Los Che yang lain masing-masing diciptakan oleh Daniel Parejo, Alvaro Negredo, Andre Gomes, serta Rodrigo.

Kemenangan dengan skor meyakinkan ini membuka jalan bagi Valencia untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka akan gantian menjalani leg kedua di kandang Rapid pada pekan depan.

“Hasil pertandingan melawan Rapid Wina ini menjadi malam terbaik saya di Valencia. Namun saya tidak pernah merayakan kemenangan di tengah musim dan ini tidak akan menjadi yang terakhir untuk kami,” ungkap Neville.

Beberapa waktu lalu Neville sempat menghadapi desakan keras dari para suporter untuk mundur dari kursi pelatih Valencia setelah penampilan Los Che tidak kunjung membaik di La Liga dan dipermalukan Barcelona di arena Copa del Rey.

Tapi, setelah kemenangan ini situasi pun terlihat mulai menjadi lebih baik. Sebelum menang besar atas Rapid Wina, Valencia lebih dulu mengalahkan Espanyol di ajang La Liga pada akhir pekan lalu.

“Saya berharap untuk mengawali sebuah rangkaian hasil positif. Saya tidak pernah berpikir jika saya membutuhkan sebuah hasil untuk melihat titik balik. Kadang-kadang kami tidak bisa menjelaskan bagaimana kami menelan kekalahan,” kata Neville.