Jangan Pernah Remehkan Juventus

Juventus sukses bangkit dari keterpurukan dengan cara yang meyakinkan. Apa yang diraih oleh Juventus saat ini dirasa oleh sang kiper sekaligus kapten, Gianluigi Buffon merupakan bukti jika Juventus tidak bisa diremehkan.

Juventus mengawali musim Serie A 2015/2016 dengan terseok-seok. Tidak ada kemenangan yang dicatat Juventus hingga pekan ketiga. Pada perjalanan mereka di 10 pekan pertama, La Vecchia Signora hanya menang tiga kali, imbang tiga kali, serta kalah empat kali.

Dengan hanya mengumpulkan 12 poin, Juventus menduduki peringkat ke-12. Melihat situasi tersebut, tak sedikit yang menilai peluang Juventus untuk mempertahankan gelar sekaligus memenangi scudetto yang kelima secara berturut-turut sangat tipis.

Namun setelah Juventus berhasil bangkit. Paulo Dybala dan rekan-rekan melaju dengan amat kencang melalui 14 kemenangan secara berturut-turut yang mereka raih di Serie A.

Rentetan kemenangan tersebut membawa Bianconeri melesat ke peringkat kedua klasemen sementara dengan 54 poin dari 24 pertandingan, kini hanya tertinggal dua angka dari Napoli yang menduduki puncak klasemen sementara.

Melihat perjalanan Juventus saat ini, Buffon memang tidak pernah hilang keyakinan kalah timnya akan bangkit. Laju saat ini dinilai Buffon menjadi pembuktian Juventus kepada para pengkritik yang sempat meragukan mereka di awal musim.

“Kembali memenangkan gelar juara akan jadi mimpi yang nyata mengingat bagaimana cara kami mengawali musim ini dan seberapa jauh kami sudah melangkah dalam beberapa bulan terakhir,” ungkap Buffon.

“Saya telah membiasakan diri tidak terlalu mempedulikan media namun setelah awal musim yang sulit, beberapa kritik telah mencoret kami dari persaingan merebut Scudetto, dan dengan alasan yang bagus dari sudut pandang mereka.”