Posisi Van Gaal Makin Terancam

Louis van Gaal berulangkali menegaskan jika dirinya didukung penuh oleh manajemen klub meski serangkaian hasil buruk terus ditelan oleh Manchester United. Namun, empat kekalahan beruntun bisa jadi sudah membuat Van Gaal menjadi tidak nyaman.

Setelah start oke pada awal musim, dan bahkan sempat berada di puncak klasemen, penampilan MU perlahan menurun sejak kompetisi memasuki bulan November. Terhitung MU sudah tidak menang dalam enam laga berturut-turut dalam seluruh ajang kompetitif.

Tidak pernah MU seburuk ini, dan bahkan mereka selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya. Hasil-hasil negatif itu membuat posisi Van Gaal sebagai manajer The Red Devils mulai dispekulasikan dan bahkan diisukan akan segera didepak, untuk digantikan oleh Jose Mourinho.

Hal tersebut sudah membuat Van Gaal marah besar dalam konferensi pers menjelang laga menghadapi Stoke City beberapa waktu lalu. Manajer berkebangsaan Belanda tersebut hanya lima menit berada dalam ruangan dan langsung pergi keluar.

Namun hasil dari pertandingan tersebut mau tak mau akan membuat Van Gaal semakin tertekan. Pasalnya United kembali kalah untuk keempat kalinya berturut-turut setelah Stoke menang dengan skor 2 – 0, Sabtu 26 Desember 2015 malam WIB.

Seperti yang dicatat oleh Opta, MU sebelumnya tidak pernah kalah di empat laga kompetitif beruntun sejak periode Oktober – November 1961. Kekalahan kelima musim ini membuat MU kini menduduki posisi keenam dengan perolehan 29 poin.

“Saya selalu memperoleh dukungan dari para pemain dan petinggi klub, namun akhirnya kami kalah lagi. Jadi situasinya sekarang sudah berubah. Fans sangat kecewa namun itu wajar setelah empat kekalahan beruntun yang kami alami” ujar Van Gaal.