Mourinho Sayangkan Banyaknya Manajer Luar Inggris Yang Berkarier Di Inggris

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menyayangkan atas kemudahan yang diberikan untuk para manajer asing bekarier di Premier League. Menurutnya, kemudahan tersebut akan berdampak buruk pada manajer-manajer asli Inggris Raya.

Mourinho, yang berkebangsaan Portugal, mengatakan itu usai pemecatan manajer Swansea City, Garry Monk, yang membuat kini hanya ada delapan manajer asli Inggris yang berkarier Liga Inggris. Sisanya 12, termasuk Mourinho, merupakan mereka manajer asing yang berkarier di Inggris.

Pada musim ini Brendan Rodgers menjadi manajer asli Inggris yang pertama kali kehilangan pekerjaannya, setelah Liverpool menggantikannya dengan Juergen Klopp yang merupakan warga negara Jerman.

Hal tersebut kemudian mengundang perhatian dari Mourinho, yang menilai Premier League membuka kesempatan kepada parah pelatih asing untuk datang. Sementara itu, hal tersebut juga akan menghambat regenerasi dari manajer-manajer muda Inggris.

Mourinho kemudian membandingkan Premier League dengan liga di negaranya, Liga Super Portugal, yang mana sebagian besar klub ditangani oleh orang lokal. Belum lagi persebaran pelatih-pelatih Portugal di klub-klub Eropa lainnya termasuk dirinya.

“Saya kira pada awalnya tidak mudah untuk berkarier di Premier League bagi manajer-manajer asing dan sangat sulit untuk datang ke sini . Tetapi saat ini semuanya seperti terlalu mudah. Saat ini jumlah manajer asing terlalu banyak di Premier League dibandingkan para manajer asli Inggris,” ungkap Mourinho.